Cara Menghitung Pajak Penghasilan(PPH) dalam jual beli Perumahan Palembang

Membayar pajak merupakan kewajiban bagi setiap orang yang sudah dikenai pajak termasuk pula untuk transaksi bidang properti. Adanya pajak dalam jual beli properti termasuk perumahan disebabkan karena adanya perpindahan hak atau barang dari sebuah subjek pajak kepada subjek pajak lainnya saat melakukan transaksi jual beli perumaham. Dalam hal ini, yang menjadi subjek pajak adalah penjual dan pembeli sedang objek pajak adalah propertinya atau perumahan. Bagi anda yang tinggal di wilayah Palembang maka sebaiknya perlu mengetahui cara menghitung Pajak Penghasilan(PPH) dalam jual beli perumahan Palembang untuk memudahkan transaksi tersebut.

Menghitung Pajak Penghasilan (PPH) Transaksi Jual Beli Perumahan

Perlu anda ketahui bahwa dalam melakukan transaksi penjualan perumahan maka pihak penjual akan dikenakan pajak. Dimana salah satu jenis pajak yang harus dibayarkan tersebut adalah Pajak Penghasilan (PPh) Final. Dalam hal ini disebut sebagai pajak penghasilan karena masih berkaitan dengan pengalihan hak atas tanah dan bangunan. Dengan demikian pajak yang dikenakan pada pihak penjual adalah tarif dan dasar pengenaan pajak atas penghasilan yang diperoleh selama satu tahun berjalan.

Untuk pembayaran serta pemotongan Pajak Penghasilan (PPh) Final akan dipotong dari pihak lain atau bisa disetorkan sendiri karena bukan jenis pembyaran dimuka atas PPh yang terutang, Pajak Penghasilan (PPh) Final ini adalah pelunasan PPh yang terutang atas penghasilan tersebut sehingga membuat subjek wajib pajak dianggap sudah melunasi kewajiban pajaknya. Untuk besarnya PPh final dhitung beradasarkan 2,5% dari nilai transaksi penjualan perumahan yang telah dilakukan.

Misalnya saja sebuah rumah di perumahan Palembang tipe 250/200 akan dijual dengan harga 3 milyar rupiah sehingga pihak penjual nantinya harus membyara PPh final sebesar :

= 2,5 % x 3 milyar rupiah
= 75 juta rupiah

Jadi besarnya PPh final yang harus dibayarakan pihak penjual dalam transaksi penjualan perumahan adalah sebesar 75 juta rupiah.

Itulah tadi penjelasan mengenai cara untuk menghitung Pajak Penghasilan (PPh) dari transaksi jual beli perumahan untuk menambah wawasan anda. Melalui penjelasan di atas kini anda bisa mengetahui bahwa dalam jual beli properti kini terdapat pajak yang wajib anda bayarkan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

Langkah-langkah mudah untuk over kredit perumahan palembang

 

Teguh

Seorang Lulusan S1 Bidang Pariwisata Internasional yang sangat tertarik dengan perkembangan dunia Informatika dan Ilmu pengetahuan.